Saat Memilih Kompetensi Keahlian Yang Berbeda Dengan Keinginan

 


Memilih jurusan atau dalam istilah SMK dinamakan Kompetensi Keahlian sering menjadi dilema saat masuk ke sekolah Kejuruan.  Tidak sedikit, saat akan memilih kompetnsi keahlian yang akan dipilih terjadi perbedaan dengan pilihan orang tua. Perbedaan itu kadang disertai dengan adu pendapat. Tentu saja hal ini didasari oleh rasa sayang orang tua yang menginginkan yang terbaik untuk masa depan kita.

Memilih kompetensi keahlian yang sesuai dengan diinginkan  adalah bagian dari pengembangan diri kita, hal ini dikarenakan memilih kompetensi keahlian  yang tepat perlu mempertimbangkan bakat maupun minat yang sesuai,  sehingga baik bakat maupun minat dapat terfasilitasi dan berkembang dengan baik dan potensi diri kita makin berkembang. Pengembangan diri berarti mengembangkan bakat yang kita miliki untuk mewujudkan impian kita. Pemilihan jurusan yang dilakukan dengan tepat akan menimbulkan rasa nyaman dan percaya diri selama proses belajar dan akan mempengaruhi pula pemilihan karir di masa depan.

Oleh karena itu dalam  memilih kompetensi keahlian tidak hanya berdasar subjektivitas seperti mengikuti tren, Ikut ikutan teman, melihat tetangga yang telah sukses di SMK tersebut atau sebaliknya mengikuti profesi orang tua.  Hal terpenting lain yang perlu diingat adalah, mulai dari mimpi,  cita cita dn harapan.

Tetapkan beberapa rencana saat menentukan kompetensi keahlian impian, bila perlu buat pilihan rencana dari A-Z. Sehingga ketika belum berhasil mendapat pilihan pertama, kita masih bisa memiliki beberapa pilihan cadangan lainnya termasuk memilih cadangan yang memiliki karakteristik yang serupa meski dengan kebutuhan kompetensi yang berbeda. Memiliki beberapa alternatif yang sudah kita siapkan sejak awal juga dapat meminimalisir stres atau perasaan tidak nyaman lainnya ketika  pilihan pertama tidak dapat terwujud karena sesuatu dan lain hal, atau masalah lain.

Lain halnya jika kita sudah memilih kompetensi keahlian yang menurut kita benar ttapi ternyata setelah dijalani terasa salah? Maka yang mesti kita lakukan, Jangan patah semangat.Meski “salah kompetensi keahlian” masih ada beberapa hal yang dapat dilakukan. Meskipunsecara isi setiap kompetensi keahlian  mengajarkan hal yang berbeda namun tetap ada beberapa prinsip dan nilai umum yang kita jumpai di setiap kompetensi.  Semisal ingin menjadi wirausahawan bidang kuliner, tetapi justru masuk Kompetensi keahlian Usaha Perjalanan Wisata,

Kita masih tetap dapat belajar mengenai bagaimana berpikir logis, memilih solusi yang sesuai dan lain sebagainya yang pasti juga diajarkan di UPW. Kita juga perlu menetapkan target yang realisitis agar tidak semakin merasa tidak nyaman dengan mata pelajaran yang diajarkan di kompetensi keahlian tersebut. Pastikan pula kita  memiliki support system yang selalu siap mendukung dan menghiburmu. Dan yang terakhir, tetap tingkatkan skill dan wawasanmu pada bidang yang diminati dengan bergabung di komunitas-komunitas tertentu.


(Disadur dari berbagai Sumber)

Komentar