Perkembangan SMK semakin pesat dari
tahun ke tahun. SMK baik negeri maupun swasta memiliki potensi yang sama untuk
dipilih oleh calon siswa saat mendaftar. Orangtua selaku pemegang penuh kuasa atau
penentu terhadap jalur pendidikan anak-anaknya, perlu memerhatikan pilihan jurusan SMK. Kesalahan orang tua dalam menentukan jurusan di SMK bagi anak-anaknya
akan berdampak buruk, tidak saja anak
menjadi kurang semangat dalam belajar karena merasa tidak cocok dengan jurusan
yang sudah dipilih, bahkan masa depan anak-anak pun akan menjadi tidak menentu.
Tips untuk memilih Jurusan di SMK
1.
Sesuaikan
pilihan juruan dengan minat, hobi atau
hal lain yang diminati anak guna memperoleh yang terbaik bagi diri anak. Jangan
pernah sekalipun orangtua memaksakan kehendak yang belum tentu cocok dengan
hati nurani anak. Jangan ikut ikutan karena ramainya jurusan itu dipilih oleh
orang lain.
2.
Carilah
referensi dan informasi sebanyak mungkin saat memilih jurusan. Ketahuilah
setiap jurusan memiliki karakteristik, biaya serta perlengkapan yang berbeda.
Termasuk dalam mencari informasi tentang SMK yang memfasilitasi jurusan yang
diinginkan anak serta bagaimana reputasi sekolah terkait. Tips yang paling
mudah saat mengumpulkan informasi tersebut adalah dengan berdiskusi, bertanya
dan membaca acuan baik dari media cetak atau pun via internet.
3.
Untuk
meraih nilai yang baik saat Ujian nasional , anak-anak harus diarahkan untuk
mempersiapkan dirinya. Dengan persiapan yang baik akan mempermudah bagi anak
untuk mendapatkan jurusan sesuai dengan pilihannya. Ingatlah jurusan pilihan
atau favorit merupakan jurusan yang memiliki daya saing yang ketat, sementara
daya tampungnya sangat terbatas.
4.
Pilihlah
jurusan yang kelak memiliki peluang kerja serta karir yang besar. Beberapa
faktor yang diterapkan oleh perusahaan besar dalam memilih calon pegawainya
adalah dengan melihat beberapa faktor. Faktor-faktor yang menjadi modal utama
dalam melamar pekerjaan, antara lain; latar belakang pendidikan, pengalaman,
dan kompetensi. Untuk itulah sangat perlu diperhatikan oleh orang tua dan
anaknya tentang track record (jejak rekam) setiap SMK. Apakah SMK yang
dipilih selalu membekali anak didiknya dalam belajar, program magang kerja atau
Prakerin dan kompetensi yang diperoleh dari praktek di laboratorium yang
dimiliki sekolah
5.
Jangan
pernah merasa minder atau gengsi saat menimba ilmu di SMK manapun. Tetaplah
memiliki niat sekolah di SMK untuk mencari keterampilan atau life-skill sebagai
'amunisi' mencari kerja.
6.
Jangan
lupakan berdoa dan memohon kepada-Nya, lakukanlah shalat istikharah guna
mendapatkan petunjuk dari Allah SWT. Insya Allah, Allah akan memberikan yang
kita butuhkan bukan pilihan yang kita inginkan.
Itulah langkah-langkah yang bisa
ditempuh dalam upaya mencari solusi saat memilih jurusan di SMK. Semoga Pilihan
yang kita ambil tidak salah, sehingga anak semangat dalam belajar dan paska
kelulusan anak sudah siap mendapatkan BMW (Bekerja, Melanjutkan, Wirausaha).

Komentar