Latar Belakang dari GPS adalah
kepedulian masyarakat dalam menjaga kebersihan masih sangat kurang,
indikatornya antara lain, membuang sampah sembarangan baik di lokasi yang
tersedia tempat sampah apalagi yang tidak tersedia tempat sampah dan
keterbatasan personil pengelolaan kebersihan kota menjadi salah satu penyebab
berserakannya sampah di jalanan kota, sehingga perlu adanya partisipasi
masyarakat
Untuk Pemerintah Kota Bandung, gerakan ini diterapkan tiga hari dalam satu minggu, yaitu
setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat. Dengan harapan anak-anak dan remaja yang mengikuti kegiatan
ini bisa mengubah aksi memungut sampah di lingkungan sekitar menjadi sebuah
budaya rutin. Sedangkan SMK ICB Cinta Wisata
mengimplementasikan GPS setiap hari setelah apel maupun sebelum guru
melaksanakan pembelajaran.
Gerakan Pungut Sampah bagi pelajar
adalah suatu aksi yang memberikan keteladanan, memberikan motivasi kepada
masyarakat/orang lain untuk menciptakan lingkungan yang bebas sampah, membentuk
masyarakat khususnya sekolah agar menjaga lingkungan bebas sampah dan
menempatkan sampah sesuai dengan kategorinya pada tempat yang diperuntukkannya.
Komentar